[Anime Review – Aoi Bungaku]

aoi-bungaku1

“The Masterpiece are Blue”

Note : Ini bukan seri yang tepat untuk di tonton anak dibawah umur karena mengandung banyak kekerasan, pembunuhan, seksual dan psychological.

P.s. Review ini adalah tulisan yang saya buat…. sekitar setahun lalu lah.

P.s.s ga ada yang nanya.


Sejak nonton dari episode awal saya udah langsung excited untuk menulis macam-macam tentang anime satu ini. Untuk saya sendiri packaging 12 episode ini bener-bener bisa ngeluarin macem-macem emosi dari penontonnya.

Aoi Bungaku adalah sebuah tontonan one cour berisi 12 episode yang terdiri dari 6 cerita berbeda.
Menariknya, masing-masing cerita di adaptasi dari karya sastra lama tahun 1900-an dan mereka adalah


  • “No Longer Human” oleh Osamu Dazai (1946)
  • “Sakura no Mori no Mankai no Shita” oleh Ango Sakaguchi(1947)
  • “Kokoro” oleh Natsume Soseki (1914)
  • “Run, Melos!” oleh Osamu Dazai (1940)
  • “The Spider’s Thread” oleh Ryuunosuke Akutagawa (1918), dan
  • “Hell Screen” oleh Ryuunosuke Akutagawa.

Penilaian keseluruhan yang saya suka adalah, tentang cerita yang digunakan di anime ini berdasarkan literatur kuno, lumayan membantu untuk kalian yang penyuka sastra, kalian bisa tahu beberapa nama populer sastrawan Jepang terdahulu.

Ada juga pengenalan singkat tentang karya yang akan dibawakan di setiap episodenya secara live action oleh aktor Sakai Masato (yang juga mengisi suara beberapa karakter) yang berefek sedikit ‘menonjol’ dan tidak biasa tentunya.

Feels yang dibawakan beberapa judul terkesan berat. Makanya saya sarankan untuk kalian yang tertarik menonton, kalau kalian termasuk orang sensitif, jangan nonton seri ini kalau kamu lagi badmood berat.


 

nolongerhuman06

Episode 1-4
– No Longer Human (Osamu Dazai)

Adalah judul yang memakan porsi paling banyak dan paling memberikan kesan di judul-judul setelahnya. Bisa dibilang juga yang agak berbahaya karena disini yang sisi psychological-nya paling kena.

Oba Yozo mengalami banyak trauma sejak kecil karena ayah, teman, para wanita, dan orang-orang di sekitarnya. Ketika ia sudah lelah dengan kehidupannya, ia bertemu seorang wanita yang mengajaknya bunuh diri bersama.
Wanita itu tewas, sedangkan Yozo berhasil diselamatkan, dan hal itu malah memperparah hidupnya.

aoi-bungaku-02-youzo-monster-in-the-mirror

No Longer Human adalah cerita yang mengandung sisi psychological paling kental. Kalau biasanya kita nonton genre serupa ceritanya pasti seputar pembunuhan atau orang2 di dalamnya, cerita ini mengambil psychological dari sisi sosial dan kehidupan yang bahkan di jaman sekarang ngga asing untuk beberapa orang. Pokonya kelam banget ini cerita…
Begitupun artnya yang saya yakin sengaja diselaraskan dengan ceritanya. Lightning effectnya tidak dibuat sangat bercahaya, design karakternya juga dibuat ‘serius’, kesan ‘dark’nya dapet banget.


 

a-niger_aoi_bungaku_-_05_720pa3413f0612-17-43

Episode 5-6
– Sakura no Mori no Mankai no Shita (Ango Sakaguchi)

Saya pernah denger cerita kalo jaman dulu sakura mekar itu pertanda buruk, saya lupa denger dimana.

Di sebuah gunung, tinggalah bandit bernama Shigemaru dan istri-istrinya. Shigemaru berkeyakinan seluruh yang ia lihat dan ia sentuh di gunung itu adalah miliknya.
Kemudian ia bertemu seorang wanita cantik yang sedang dalam perjalanan, dan memutuskan untuk menjadikannya istri.

sakura-no-mori

Saya suka dengan karakter Shigemaru yang jahat tapi ngga bikin penonton benci.
Cerita yang dibawakan tidak kalah dengan No Longer Human, hanya saja disini lebih banyak adegan berdarah dan disisipkan sedikit unsur komedi.
Di beberapa adegan pembunuhan, layar berubah menjadi pentas sang wanita bernyanyi sebuah lagu yang menggambarkan adegan tersebut dan saya lumayan suka.
Dari segi artpun dibuat lebih terang dari No Longer Human dan design karakter yang lebih komikal.


 

tifhsgkakgrcbig

Episode 7-8
– Kokoro (Natsume Soseki)

Bercerita tentang dua orang teman. Seorang mahasiswa ilmu pengetahuan umum, dan seorang yang mempelajari ilmu agama. Keduanya tinggal ditempat yang sama, dan jatuh cinta pada gadis yang sama.
Dalam buku asli, cerita ini hanya dijabarkan dari sudut pandang sang mahasiswa, tapi disini kita juga bisa melihat lewat pandangan sang Budhis.

ep_137394_1

Mungkin Kokoro jadi judul yang mendapat peringkat terakhir dari seluruh judul buat saya dalam hal impression. Ngga jelek, cuma kurang berkesan untuk suatu hal.
Dan saya agak bingung dengan cerita yang sama tapi dengan sudut pandang berbeda kenapa per adegan dan kalimatnya berbeda juga? Saya kirain sudut pandangnya aja…
Soal art-pun saya ngga begitu masalahin, biarpun ini ngga seterang judul sebelumnya.


 

melosrunning

Episode 9-10
– Run, Melos! (Osamu Dazai)

Kemudian cerita ini muncul jadi favorit saya… Dan bikin saya nangis.

Takada adalah seorang penulis di Tokyo. Kemudian ia diminta sebuah pekerjaan untuk menulis cerita tentang karakter bernama Melos. Semakin ia menulis, semakin ia teringat dengan seorang teman baiknya yang pernah berjanji dan mengkhianatinya 15 tahun lalu. Sebelum Takada berhasil menyelesaikan ceritanya, ia menerima sebuah surat tentang teman baiknya, Joshima.
“Menunggu, atau membuat seseorang menunggu. Mana yang lebih menyakitkan?”

aoibungaku0917

Akhir-akhir ini sudah jarang banget terlihat cerita pure persahabatan laki-laki. Adapun cerita begitu malah jadi makanan fujoshi, kan sebel. #kamujuganad
Menurut saya ini cerita yang bagus.
Cerita Melos yang Takada tulis dibuat menggambarkan hubungan keduanya yang saling percaya bahwa mereka pasti ketemu lagi.
Saya suka inti ceritanya, saya suka penggambaran cerita Melos yang diumpamakan sebuah drama teater, saya suka feel persahabatan antara Takada dan Joshima.

Run, Melos! mungkin satu-satunya cerita yang paling ngga serem di seri ini.


 

spiders-thread

Episode 11
– The Spider’s Thread (Ryuunosuke Akutagawa)

Saya juga pernah denger cerita ini, tentang jaring laba-laba di neraka. Lagi-lagi lupa denger dimana.

Di sebuah negeri, hidup seorang penjahat paling kejam bernama Kandata. Ia selalu berbuat sesuka hati dan membunuh setiap orang yang menghalanginya.
Ketika ia tengah dikejar oleh pasukan kerajaan, Kandata bertemu seekor laba-laba. Tapi untuk suatu alasan, ia tidak membunuh laba-laba tersebut.

summer201129535

Katanya sih ini cerita anak. Saya gatau buku aslinya gimana tapi tega banget yang bacain cerita ini ke anaknya. =_=
Aoi Bungaku back on track… another dark story, i guess.
Saya suka bagaimana karakter Kandata bahkan bisa dibenci oleh penonton sekalipun.
Ada pelajaran yang bisa dipetik dari cerita ini yang mengajarkan untuk hidup dengan baik.
Oh, design karakternya juga disini lebih berubah. Kesannya lebih fancy.


 

hell07

Episode 12
– Hell Screen (Ryuunosuke Akutagawa)

Masih latar yang sama seperti The Spider’s Thread, di negeri yang sama.
Yoshihide adalah seniman paling hebat di negeri tersebut, ia sering dimintai melukis tentang kerajaan dan keindahan negeri itu oleh sang raja. Tapi ia tidak mengerti tentang keindahan tersebut, karena apa yang ia lihat tentang negeri itu adalah keburukan.
Suatu hari ia dimintai melukiskan karya agungnya di ruangan makam suci sang raja. Ia diminta melukis wajah negeri dan kerajaan yang dikuasai sang raja.

ab1225

Cerita ini lebih seperti sindiran politik buat saya.
Sang raja dibuat egois, dan benar-benar buta tentang negerinya sendiri dan cuma mengerti kalau negerinya adalah negeri yang permai, padahal rakyatnya menderita gara-gara ulah sang raja sendiri.
Buat saya cerita ini lebih baik ditempatkan di pertengahan episode dan biar Run, Melos! di episode akhir. Bener-bener php… saya kirain mulai dari Run Melos! ceritanya bakal sedikit ‘indah’, taunya back on track. hiks…


 

Kesimpulannya, Aoi Bungaku sangat worth it untuk coba ditonton. Overall saya suka dengan setiap ceritanya yang kadang bikin kerut kening sampai nangis diem-diem. Ceritanya banyak bercampur dengan isi pikiran sang tokoh utama, tapi penggambarannya mudah dimengerti.
Jadi yang belum nonton silahkan diicip.

Advertisements

5 thoughts on “[Anime Review – Aoi Bungaku]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s