[Manga Review – Namaikizakari (Full Bloom Cheekiness)]

IMG_20160103_013134

Kalau ada yang minta rekomendasi manga, saya hampir selalu nyebut judul ‘Namaikizakari!’.

Saya lupa nemu seri ini dari mana sebenernya, yang jelas saya nemu online and damn… that was a love from the first sight!

Singkat cerita kemudian publisher Indonesia dibukakan mata hatinya dan membawa Namaikizakari sebagai komik terjemahan keluaran m&c! Komik.

Dari situlah setiap bulan, Namaikizakari yang kemudian di terjemahkan pula judulnya jadi Full Bloom Cheekiness ini jadi item belanja bulanan saya.


 

Yuki menjadi manajer klub basket demi mengejar kapten yang disukainya. Perasaannya itu ia sembunyikan dari siapapun. Tapi kemudian rahasia itu diketahui oleh Naruse, adik kelasnya di klub basket. Terlebih lagi, Naruse malah suka pada Yuki dan mengejarnya habis-habisan!
Inilah kisah komedi romantis antara anggota baru klub basket yang menjengkelkan dan manajer rajin yang sikapnya dingin!

Saya emang paling males sama manga romens yang terlalu dramatis dan mendayu-dayu. Bisa dibilang cerita cheeky, kocak, dan banyak skinshipnya (harus! www) seperti Namaikizakari ini adalah cerita romens ideal versi saya.

IMG_20160103_012556

Namaikizakari bisa dibilang mengandung 75% romance 25% basket. Saya juga senang konflik cinta disini ga berlebihan. Hampir selalu fokus pada pasangan Naruse x Yuki! Aagh! That!

Saya juga punya ketertarikan tersendiri dengan cerita romens yang kedua belah pihaknya punya sifat cool. Naruse dengan cueknya, dan Yuki dengan ‘Ane-san-mitai’nya. Dua-duanya sama-sama jarang berekspresi macem-macem, otomatis selalu lucu kalau muka komikal mereka mendadak muncul, atau ketika mereka tiba-tiba berekspresi seperti senyum selalu jadi event ‘wah’ tersendiri buat saya.

IMG_20160103_012642

Kalau mau membandingkan versi translation inggris dan indonesia, tbh saya masih lebih nyaman baca versi bahasa inggris.

By the way, saya sudah baca versi inggris sampai chapter 39, sedangkan versi komik fisik baru sampai volume 3. Sejauh ini masih okay, tapi ya namanya beda bahasa, beberapa kata-kata berbentuk jokes dalam bahasa inggris malah jadi ga lucu ketika di alih ke bahasa.

Salah satunya, ketika Yuki disanjung sebagai Ane-san (biasanya panggilan buat bos besar yakuza perempuan atau sejenisnya, cmiiw), dalam bahasa inggris menjadi Big Sister kurang lebih sama, ketika masuk ke bahasa, tidak ada bahasa ‘Kakak besar’, alhasil tetap di terjemahkan sebagai Kakak.


Namaikizakari sudah di jual di toko buku sebagai Full Bloom Cheekiness keluaran m&c!, kalau mau beli harganya cuma IDR 20k per volumenya loh~!

Biar ga penasaran, spoilerin diri dulu aja baca beberapa chapter di mangafox atau untuk rilisan lebih cepat ada di otakumole.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s