[3 Episode Rule – Hai to Gensou no Grimgar]

grimgar-of-fantasy-and-ash-trailer-v2-destaque-726x400

Sepertinya saya, kita, kamu, pak erte, dan mas-mas tukang cilok di ujung sana sudah mulai lelah dengan istilah tema cerita anime “terjebak di dunia game/di dunia MMORPG/di dunia apalah itu”.

Masalahnya, tema cerita yang semacam itu hampir selalu ada di setiap seasonnya, paling tidak satu judul!

Begitupun dengan Winter kali ini. Oh Japan… Why?

Sayangnya, pembahasan anime “terjebak di dunia game/di dunia MMORPG/di dunia apalah itu” berjudul Hai to Gensou no Grimgar ini cukup menarik perhatian saya. Why? Karena doski punya feels berbeda dari anime “terjebak di dunia game/di dunia MMORPG/di dunia apalah itu” lain yang sudah-sudah.

Why?

Sekelompok remaja tiba-tiba saja terbangun di sebuah gedung bergaya abad pertengahan di sebuah dunia yang asing bernama Grimgar.

Mereka tidak ingat apa-apa, menariknya, terkadang mereka mengatakan sesuatu yang terdengar familiar bagi mereka.

Orang-orang kuat membentuk kelompok mereka sendiri, sementara sisanya, Manato, Haruhiro, Ranta, Yume, Moguzo, and Shihoru yang tidak terlalu terampil dalam bertarung membentuk kelompok mereka sendiri dan mencoba bertahan hidup.


 

grimgar_01_1-700x385

Jika biasanya di sebuah anime bertema diatas selalu menceritakan tokoh utama yang berusaha untuk bertahan hidup dengan modal senjata unik, level tinggi, atau bahkan sudah menjadi dewa dalam gamenya, kelompok Haruhiro di dunia Grimgar diceritakan sebagai kelompok noob yang tidak bisa apa-apa dan sangat kikuk.

Secara story, saya suka banget karena daripada memperlihatkan pertarungan penuh kekuatan, Grimgar justru memperlihatkan sisi perjuangan sekelompok pemula yang bahkan kesusahan untuk membunuh satu Goblin.

Episode dua mungkin jadi yang paling menarik buat saya karena sosok Ranta yang di kenal paling urakan bahkan menunjukan sisi lemahnya ketika berhasil membunuh Goblin.

Scene pembunuhan Goblin yang pertama malah jadi dramatis dan mengharukan ketimbang menegangkan. Saya ga tega liatnya…


 

tumblr_o159zhovxw1r33ovvo7_1280

Skema warna yang digunakan di anime ini somehow bener-bener calming. Apalagi style warna yang dibuat mirip-mirip cat air gitu. Saya ga ngerti istilahnya apa, pokonya saya suka banget.

Selama 3 episode ini (well… 4 sih), lagi-lagi episode 2 yang paling bikin saya tertarik. Apalagi pas insert song, terus cuplikan masing-masing karakter, terus pemandangan sore hari, huaaa…

Perbendaharaan kata-kata pintar saya cuma sedikit sih, jadi ya intinya saya suka. ijou.


 

255bhorriblesubs255d2bhai2bto2bgensou2bno2bgrimgar2b-2b012b255b1080p255d-mkv_snapshot_04-46_255b2016-01-10_18-56-49255d

Pembagian sifat dan karakter dalam kelompok Haruhiro bisa dibilang sangat balancing dan berpola tim sempurna pada umumnya.

Manato yang tampak paling dewasa sebagai leader, Moguzo yang berbadan besar tapi lebih pasif, Ranta yang khas karakter-karakter mesum nan petakilan, Yume yang supel dan Shihoru yang pemalu tiada dua, terakhir Haruhiro sebagai pemeran utama anak baik yang netral.

Sementara dalam ceritanya sendiri sepertinya memberi hint couple-couplean seperti Haruhiro dengan Yume, dan Manato dengan Shihoru.

Saya suka ManatoxShihoru!


 

maxresdefault
jurus panah cinta! baperlah padaku!

Hai to Sensou no Grimgar adalah anime yang sangat cucok untuk di coba. Apalagi kalo kalian sudah lelah dengan anime terjebak di dunia lain yang generik seperti itu, Hai to Sensou no Grimgar memberikan sensasi lain dalam menonton anime bertahan hidup di dunia lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s