[Review Anime – Psycho Pass – Movie]

psycho-pass-movieEntah kenapa setiap nonton Psycho Pass saya selalu merasa satu tingkat lebih keren dari sebelumnya, karena saya pada dasarnya ngga tertarik sama film-film kriminal dan polisi-polisian!

Dan ya, saya jatuh cinta sama Psycho Pass sejak season pertamanya, kemudian season keduanya yang rampung tahun lalu berikut pengumuman film layar lebarnya yang akan saya review kali ini. Ya. Film ini tayang 2014 lalu di Jepang. Dan butuh kesabaran selama setengah tahun demi mata dihibur oleh aksi salah satu best heroine versi pribadi. Baru selesai nonton kemarin, Yey!

Untuk pertama kalinya pemerintah Jepang mengekspor Sybil System ke negara Asia Tenggara yang tengah dilanda konflik internal dan peperangan sebelum akhirnya di ekspor ke seluruh dunia. Shamballa Float dijadikan sebagai pusat penanganan Sybil System dan dijadikan tempat teraman disana, dimana hanya warga dengan Psycho Pass aman yang bisa memasuki kawasan tersebut.

Kelompok teroris yang menyelinap ke Jepang membuat kepolisian Jepang mengirim Akane ke Shamballa Float untuk investigasi dan menyelidiki apa yang terjadi disana.

Kalau kamu belum pernah nonton Psycho Pass sebelumnya, disarankan nonton season pertamanya aja dulu (karena film ini lebih nyambung ke seri pertamanya) untuk menghindari kebingungan plus kemungkinan spoiler yang bakal saya jelaskan secara bar-bar.


Screen Shot 2015-07-28 at 10.17.55 PM
reuninya gabisa lebih romantis dikit gitu…

Bukan rahasia lagi kalau faktor terbesar kenapa film ini ditunggu sekali adalah scene reuni Inspektur Tsunemori dan mantan kekasih  penegaknya Kougami Shinya. Salah satunya saya, karena saya shipper keduanya. Tapi biarlah fllmnya tetap beringas seperti apa adanya.

Saya suka karena film kali ini berpusat lebih banyak pada Akane yang secara spesial punya pemikiran lebih terbuka dan selalu berkembang lebih dewasa di setiap serinya. Saya juga suka ketika Psycho Pass berpindah jalur dari kriminalitas di kota besar Tokyo ke ke Shamballa Float yang lebih seperti medan perang berlatar negara miskin.

Saya masih ingat seseorang dari krunya pernah bilang Psycho Pass adalah anime yang bertujuan untuk menunjukan sisi gelap masyarakat. Dan dalam film ini, sekali lagi saya tidak dikecewakan. Somehow ngeri aja lihat imajinasi si pengarang cerita tentang Asia Tenggara di 2116.


Trailer film Psycho Pass tidak berbohong, karena sepanjang durasi film ini kekangenan para fans terhadap penampakan Kougami rasanya benar-benar diobati. Dimanjakan oleh gambar dan musik yang somehow membawa suasana tegang sepanjang film, padahal saya cuma nonton di layar 14″.

Oh ya! Saya salut karena film ini dibawakan oleh tiga bahasa!

Awalnya saya bingung, ini saya nonton versi fandub apa gimana… ternyata memang dibawakan oleh bahasa Inggris, Jepang, dan satu lagi saya kurang tahu. Cuma taulah orang Jepang kalo ngomong bahasa Inggris gimana… Setiap mau gerutu dalem hati tentang anehnya logat Inggris-Jepang mereka saya selalu ngusap-ngusap dada Kougami sambil ngingetin diri… “maklumlah orang Jepang.”.

Kalau soal gambar, saya cuma punya komplain animasinya tampak kurang luwes di bagian martial arts mengingat di film ini dominator tidak banyak digunakan, terutama untuk Kougami yang banyak kebagian adu otot dengan para villain. Selebihnya, everything is done beautifully!


Di akhiri dengan GinozaxAkane dan sebatang rokok ngiks…

A half a year is worth a wait!

Urobutcher tidak pernah gagal bikin saya amaze, kekentangan perasaan saya dari musim kedua seri Psycho Pass terobati tuntas dengan film ini. Untuk yang belum tahu, Psycho Pass season 2 ditulis oleh orang berbeda (lupa siapa), memang dibikin lebih dark dan twist macam-macam, tapi buat saya tetep aja beda rasanya.

Last verdict, it’s a good show! It’s a super worth to try!

Link

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s