The Truth Behind #DontJudgeChallenge

Internet selalu punya cerita dan trend baru yang bikin orang penasaran atau bahkan bikin orang kemudian berani kreatif dan berpartisipasi dalam hal tersebut apapun itu. Viral yang cukup terkenal di muka dunia contohnya, Ice Bucket Challenge, Harlem Shake Dance, AMV (Anime Music Video), and so on

Untuk kalian yang aktif bersosial media terutama Instagram, pasti tidak begitu asing dengan istilah #dontjudgechallenge. For example is like this photo below.

maxresdefaultPertama kali aku tahu tentang ini adalah ketika salah satu temenku di Instagram mengupload video 15 detik yang berisi frame pertama dimana wajah dia dengan makeup berantakan dan terlihat seperti badut, kemudian transisi dengan menutup lensa kamera dengan telapak tangan, frame selanjutnya… voila! dia jadi terlihat cantik!

Aku pikir setelah lihat itu dan iseng lihat postingan yang memakai hashtag #dontjudgechallenge, it’s another new viral. There’s a lot of people doing this.

Sampai kemudian beberapa minggu kedepannya, timeline Instagramku ngga sepi dari video #dontjudgechallenge yang isinya masih serupa. Aku mulai mikir ketika nama hashtagnya #dontjudgechallenge… Then why are they not showing their real face? I mean… which part is the “don’t judge”?

Then i found this beautiful post from Xiaovee’s Blog and i thank you to her now my curiosity is gone. Tentang darimana viral hashtag ini berasal? Kenapa dinamakan don’t judge sementara mereka tampil memakai make up?

So this is about a beauty vlogger named Em Fordshe once uploading her bare face on her social media account. And you won’t believe what she had been through…

Berawal dari wajah tanpa make up Em Ford, beberapa… atau banyak orang kemudian mengomentari wajahnya.

“I can’t even look at her”

“WTF What’s wrong with her face?”

“Her face is so ugly”

“She looks horrible”

“You look disgusting”

“MENJIJIKAN”

This. Is. Real.

Internet bullying sudah jadi PR masyarakat apalagi sekarang ini orang bebas menghina orang lain dengan identitas palsu dan bisa kabur kapan saja. But really guys… how is it fun playing God? Ini bukan kantong plastik yang kalian hina, this is human being like your mother, you brother, and yourself.

Em Ford being judge just because she has acnes and not-so flawless skin, are you even look at yourself?
tbh Her bare face even much more beautiful than i am.
Ugh! Gosh!

*cough* sorry…

Menanggapi komentar buruk tersebut, Em Ford kemudian mengupload sebuah video dalam bentuk protes tentang respon netizen terhadap kondisi wajahnya. Dan bahkan tetap mencerca penampilan Em bilang bahwa dia ‘memakai terlalu banyak make up’, dan sebagainya… in the end she still looks disgusting for them.

i nearly cried watching this…

Dimulai dari situ, hashtag #dontjudgechallenge pun mulai meradang di sosial media sebagai bentuk dukungan kepada Em Ford. BUT!!!!! Apa yang saya rasa janggal adalah… #dontjudgechallenge yang beredar (yang saya lihat) rasanya jauh dari kesan pembelaan dan kata “don’t judge” itu sendiri

Now this is more like #showoffchallenge.

And i believe lot of them doing this without knowing what was that hashtag for. Of course no one would judge you when you’re on make up and look so pretty. No one would judge you when you’re make fun of your face either.

To me, #dontjudgechallenge adalah gerakan yang touchy, biarpun saya sendiri baru tahu arti sebenernya beberapa detik ke belakang. Daripada tidak tahu sama sekali sih. Saya juga ngga ada niatan ikut-ikutan dari awal karena kesan ‘show-off’ yang orang-orang perlihatkan dari video buatan mereka. Nope.

Tapi ada baiknya tahu maksud dan arti sebetulnya di balik viral internet yang tengah beredar, apapun itu sebelum berpartisipasi. Karena contoh dari #dontjudgechallenge-pun, arti againts women bullying yang adalah masalah serius malah semakin memudar karena mereka yang hanya sekedar ingin ikutan trend.

Just sayin.

Advertisements

3 thoughts on “The Truth Behind #DontJudgeChallenge

  1. Bener mbak… pernah saya bikin status tentang Hashtag ini dan memang ini sebenarnya ajang penyombongan diri… bukan lagi untuk membela… terlalu banyak normies yang menyalah gunakan dan akhirnya menjadi trend di Instagram.

    Like

  2. Beauty adalah konsepsi yang dibuat oleh society itu sendiri… lebih tepatnya setelah kehadiran TV, society di bombardir sama imej-imej wanita yang dianggap “cantik” yang mungkin sekarang identik dengan wajah yg putih, mulus, bibir merah, mata besar, tirus dsbnya. Itu udah berlangsung selama puluhan tahun diseluruh dunia dan mem-brainwash semua orang sampe sekarang. Tapi kita sendiri tidak menyangkal bahwa wanita yang memiliki kriteria seperti itu lezat dipandang, bening, dan memang disuka. Problemnya adalah, ketika semua WANITA wajib seperti itu kalau mau dianggap CANTIK. Padahal setiap orang terlahir dengan bentuk fisik yang berbeda. Makannya produk2 pemutih di indo laku banget dsbnya.
    Make up itu adalah alat untuk mempercantik diri, setiap cewek pasti ingin terlihat cantik. Menjadi cantik itu treatment secara psikologis juga untuk mengatasi keminderan dan booster kepercayaan diri, its a good thing. Tapi ketika di lempar ke society, jadi problem juga ketika skill make upnya “terlalu jago” sehingga dianggap “menipu” | “pembodohan publik” karena perbedaan antara no make up sm ber-make upnya jauh bgt. Pertanyaannya apakah itu salah?
    Video diatas itu contoh kasus konsepsi “beauty & ugly” yang di lempar ke society circle-nya pembuat video itu… ketika terjadi bullying… muncul pertanyaan selanjutnya… yang salah pemahaman societynya tentang Beauty (ter-brainwash iklan2 kecantikan) ? atau Societynya ga paham tentang Beauty itu sendiri? Lalu True Beauty itu yang bagaimana sih?
    Kalo kata video diatas, True Beauty lies in the face with no make up ^^
    Tapi Kalo kata saya, Kecantikan sejati terlihat dari aura/pesona yang terpancar dari refleksi diri atas kebersehajaan dan kejujuran menunjukan siapa dirinya. Cewek yg cantik itu adalah cewek yang sudah bisa menerima dirinya sendiri apa adanya dengan penuh rasa syukur. Jadi senyumlah terlihat lebih ikhlas, ketika dia berdandan tidak berlebih-lebihan dan bertingkah laku juga sesuai porsinya 🙂 Jadi cantik itu ga berasal dari wajah aja, tapi pancaran dari seluruh tubuhnya XD~

    IMO harusnya dont judge me challenge itu, face uglynya harusnya kyk video ini… no make up, pale skin gitu… bukan dijelek2in… saya setuju sama penulisnya, malah jadi ajang show off kecantikan masing-masing… nilai sebenernya yang luhur jadi ke hide gitu… cuman mungkin antara yg ikutnya udah cantik dari lahir, atau masih banyak yang belum berani menunjukan kondisi kulit no make upnya, padahal kan video itu buat ngasih keberanian sm yg kondisi kulitnya buruk biar tetep cinta sm kondisi kulitnya apapun yang terjadi 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s